Maintenance Manajemen

Apr 20th, 2010 | By admin | Category: TRAINING EVENT

Sebuah Manajemen Praktis Perawatan Mesin

Maintenance Manajemen adalah suatu manajemen perawatan mesin yang mengulas tentang tata cara melakukan kegiatan maintenance mesin-mesin dalam suatu pabrik secara simple, terstruktur dan praktis.

Pelatihan ini sangat cocok sekali bagi seorang teknisi pemula yang berkecimpung dalam kegiatan maintenance atau suatu perusahaan yang mulai concern terhadap perawatan mesin atau bahkan suatu perusahaan yang bingung terhadap apa yang terjadi / apa yang akan dilakukan terhadap mesin-mesin yang merongrong kegiatan produksi. Pelatihan ini juga sangat baik sebagai bahan benchmarking terhadap implementasi kegiatan maintenance yang telah dijalankan.

Tujuan Program :

Di dalam training ini akan dibahas tentang “8 Pilar Maintenance Manajemen” dimana di dalamnya akan membahas mulai dari bagaimana membuat sebuah Maintenance System secara terstruktur dan terintegrasi (bahkan dengan ISO 9001), Bagaimana membuat suatu maintenance plan, Bagaimana membuat keadaan ideal suatu mesin, Apa itu Quantity dan Quality of Maintenance, Bagaimana mengontrol Spare Part mesin melalui Spare Part Availability Management, Bagaimana cara membuat Maintenance dan Performance Report dari suatu mesin, Bagaimana melakukan suatu improvement dari suatu mesin sampai dengan bagaimana melakukan control terhadap biaya / cost dari suatu kegiatan maintenance.

Maintenance Manajemen ini telah diaplikasikan di dalam sebuah industri dan sanggup menurunkan break down machine sampai 50%, mengurangi personel maintenance sampai 40%, menjawab permasalahan ketersediaan spare part sampai dengan penurunan biaya maintenance hingga 50%.

Manfaat program:

  • Triangle Maintenance System. Sistem yang mengintegrasikan Maitenance Sistem dengan persyaratan ISO 9001, Maintenance Regulataion, Maintenance Procedure, Plan Maintenance, Checklist and Reporting.
  • Ideal State of Machine. Mempelajari kondisi ideal suatu mesin berdasarkan metode Fundamental Function dan Fundamental Condition.
  • Quantity of Maintenance. Mempelajari cara melakukan manajemen terhadap jumlah mesin dan jumlah personel maintenance.
  • Quality of Maintenance. Mempelajari cara mengukur kualitas dari pekerjaan maintenance yang dilakukan oleh personel maintenance.
  • Spare Part Manajemen. Mempelajari manajemen spare part yang mengelola inventori spare part sehingga menjamin ketersediaan spare parts suatu mesin.
  • Machine Effectiveness Calculation. Mempelajari cara menghitung effectiveness suatu mesin, pembuatan control chart suatu kegiatan maintenance serta laporan performance suatu mesin / line.
  • Machine Improvement. Mempelajari cara melakukan improvement terhadap kerusakan mesin dengan menggunakan metode Pareto Chart
  • Maintenance Cost Manajemen. Mempelajari cara pengontrolan biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan maintenance beserta cara melakukan cost down / penurunan biaya maintenance.

Metode Pelatihan

  • Dialog Interaktif / Sharing, Diskusi Grup, Latihan di Kelas, Study Kasus

Waktu & Tempat :

  • Selasa, 18 Mei 2010.
  • Selnajaya Training Center - Gd. Mid Plaza lt.8 /19 Jl. Jend. Soedirman Kav 10-11 Jakarta

Sasaran Peserta Pelatihan

  • Teknisi Maintenance / Engineering, Supervisor Maintenance / Engineering, Foreman Maintenance / Engineering, dan lain-lain

TRAINER

Ir. INDRO AGUNG HANDOKO

Seorang praktisi dan konsultan lulusan dari Fakultas Tehnik Elektro - Universitas Gadjah Mada ,yang telah berpengalaman dalam hal Total Preventive Maintenance yang telah menghasilkan prestasi sebagai praktisi yaitu sukses dalam ” Improve Management Control System in Maintenance Section Factory 1″ dengan hasil ” Machine Down Time from 6.2% to 3.1 %. Sukses dalam reducing machinery break down ratio from 19% to 1.2% (from 14 times to 4 times) per month in 8 month. Sebagai praktisi dalam project TPM sebagai Leader, beliau berhasil meningkatkan performance mesin hingga sebesar 15%. Dalam kegiatan lain sebagai leader Improvement Project (IE), beliau berhasil menurunkan process cost hingga 27% sehingga bisa menghemat biaya sebesar $ 52.000,- per tahun. Prestasi tertinggi beliau berhasil menurunkan process cost hingga 30%  sehingga menghemat biaya sebesar $ 70.000,-pertahun. Prestasi tingkat Internasional yang telah dicapai oleh beliau adalah  memperoleh tempat kedua dalam “Omron Best Practice Competition ” di Jepang  dan memperoleh Medali Perak untuk International Convention on QC Circle Competition. Memiliki sertifikat Internasional untuk Total Preventive Maintenance  dan Industrial Engineering dari Jepang. Materi training yang sering beliau deliver dan menjadi spesialisasi adalah Total Preventive Maintenance (TPM) dan Genba Kaizen to Improve Productivity.

Leave Comment

CAPTCHA image