Cerita bermoral

Oct 30th, 2008 | By admin | Category: Refleksi & Resonansi

 

Seorang anak muda berkelana menjelajahi negeri Jepang untuk mencari sebuah perguruan beladiri yang terkemuka. Tibalah ia di sebuah perguruan beladiri, dan menemui guru besar perguruan tersebut. Sang guru besar dengan ramah menyambut tamunya dan terjadilah percakapan antara keduanya,

 

” Apa yang anda harapkan dari saya?”tanya sang guru.

 

” Saya berharap menjadi murid anda dan dapat menjadi seorang karateka yang terkuat di Jepang ” kata sang anak muda . ” Berapa lama saya harus mempelajarinya?” sambungnya.

 

” Kamu harus mempelajarinya paling tidak selama 10 tahun,” kata sang guru besar menjawab

 

” Sepuluh tahun adalah waktu yang sangat lama”, kata sang pemuda. ” Apabila saya belajar dua kali lebih keras dari semua murid anda miliki ?”

 

” Dua puluh tahun,”  kata sang guru.

 

” Dua puluh tahun ? dan  apabila saya berlatih keras siang dan malam dengan seluruh kemampuan saya, butuh berapa lama Guru ?”

 

” Tiga puluh tahun,” ucap sang Guru

 

Dengan wajah yang kebingungan  pemuda tersebut bertanya kepada  sang Guru,” Guru ,mengapa setiap saya mengatakan akan mengerjakannya lebih keras, anda akan memberikan waktu yang semakin lama ?”

 

” Jawabannya sangat jelas. Ketika satu mata terpaku pada satu tujuan, maka  hanya tertinggal satu mata , yang akan menemukan jalan, kata sang Guru dengan bijaksana.

 

 

Diterjemahkan dan diadaptasi dari suatu moral story / artikel oleh Vijay Chennai.

 

 

Leave Comment

CAPTCHA image