Psychological Testing

Psychotest

Psychotest adalah pengetesan terhadap Kecerdasan yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar. Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ.  Hasil psychotest dapat digunakan untuk mengetahui potensi dan kompetensi peserta yang telah mengikuti psychotes dan dengan hasil tersebut dapat diambil beberapa keputusan atas peserta tersebut.

PERSONALITY ANALYZE

Personality analisis adalah suatu proses analisa yang menggunakan DISC tool. Pengetesan dilakukan untuk menganalisa prilaku individu dalam wilayah kerja. Analisa dilakukan dengan sebuah Psycometric Tool yang konsep dasarnya mengacu pada hasil kerja seorang Psikolog Amerika William Moulton Marston, yang juga menciptakan Polygraph / lie detector. Hasil analisa akan menunjukkan karakter dasar dan prilaku pekerja, apakah mereka “D”, yaitu dominant, atau “I” untuk Influence, “S” untuk Steadiness, dan “C” untuk Compliance. Setelah diketahui karakter dasar pekerja, tentu hasil analisa ini juga dapat digunakan untuk menentukan apakah masing-masing pekerja  telah tepat  dengan pekerjaan dan posisinya saat ini, atau lebih tepat pada bagian lain yang sesuai dengan character dirinya.